UU Tenaga Kerja untuk Perlindungan Anak di bawah umur

UNDANG-UNDANG NO. 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN

Pasal 68

Pengusaha dilarang mempekerjakan anak.

Pasal 69

(1) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 dapat dikecualikan bagi anak yang berumur antara 13 (tiga belas) tahun sampai dengan 15 (lima belas) tahun untuk melakukan pekerjaan ringan sepanjang tidak mengganggu perkembangan dan kesehatan fisik, mental, dan sosial.

(2) Pengusaha yang mempekerjakan anak pada pekerjaan ringan sebagai-mana dimaksud dalam ayat (1) ha-rus memenuhi persyaratan :
a. izin tertulis dari orang tua atau wali;
b. perjanjian kerja antara pengusaha dengan orang tua atau wali;
c. waktu kerja maksimum 3 (tiga) jam;
d. dilakukan pada siang hari dan tidak mengganggu waktu sekolah;
e. keselamatan dan kesehatan kerja;
f. adanya hubungan kerja yang jelas; dan
g. menerima upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) huruf a, b, f, dan g dikecualikan bagi anak yang bekerja pada usaha keluarganya.

Pasal 70

(1) Anak dapat melakukan pekerjaan di tempat kerja yang merupakan bagian dari kurikulum pendidikan atau pelatihan yang disahkan oleh pejabat yang berwenang.

(2) Anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) paling sedikit berumur 14 (empat belas) tahun.

(3) Pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat dilakukan dengan syarat :

a. diberi petunjuk yang jelas tentang cara pelaksanaan pekerjaan serta bimbingan dan pengawasan dalam melaksanakan pekerjaan; dan

b. diberi perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja.

Pasal 71

(1) Anak dapat melakukan pekerjaan untuk mengembangkan bakat dan minatnya.

(2) Pengusaha yang mempekerjakan anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) wajib memenuhi syarat :
a. di bawah pengawasan langsung dari orang tua atau wali;
b. waktu kerja paling lama 3 (tiga) jam sehari; dan
c. kondisi dan lingkungan kerja tidak mengganggu perkembangan fisik, mental, sosial, dan waktu sekolah.

(3) Ketentuan mengenai anak yang bekerja untuk mengembangkan bakat dan minat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Keputusan Menteri.

Pasal 72

Dalam hal anak dipekerjakan bersama-sama dengan pekerja/buruh dewasa, maka tempat kerja anak harus dipisahkan dari tempat kerja pekerja/buruh dewasa.

Pasal 73

Anak dianggap bekerja bilamana berada di tempat kerja, kecuali dapat dibuktikan sebaliknya.

Pasal 74

(1) Siapapun dilarang mempekerjakan dan melibatkan anak pada pekerjaan-pekerjaan yang terburuk.

(2) Pekerjaan-pekerjaan yang terburuk yang dimaksud dalam ayat (1) meliputi :

a. segala pekerjaan dalam bentuk perbudakan atau sejenisnya;

b. segala pekerjaan yang memanfaatkan, menyediakan, atau menawarkan anak untuk pelacuran, produksi pornografi, pertunjukan porno, atau perjudian;

c. segala pekerjaan yang memanfaatkan, menyediakan, atau melibatkan anak untuk produksi dan perdagangan minuman keras, narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya; dan/atau

d. semua pekerjaan yang membahayakan kesehatan, keselamatan, atau moral anak.

(3) Jenis-jenis pekerjaaan yang membahayakan kesehatan, keselamatan, atau moral anak sebagaimana di-maksud dalam ayat (2) huruf d ditetapkan dengan Keputusan Menteri.

Pasal 75

(1) Pemerintah berkewajiban melakukan upaya penanggulangan anak yang bekerja di luar hubungan kerja.

(2) Upaya penanggulangan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Selengkapnya bisa dilihat di sini

Apakah yang kami bold itu dijamin dan dilaksanakan oleh Tianshi?
Kpd tianshi kami tegaskan, STOP MEREKRUT ANAK DIBAWAH UMUR!!

Ada yg ingin komentar? datang saja ke : http://kaskus.us/showthread.php?t=865698

Sebagian: UU Pelindungan Anak

Selama ini, orang2 tianshi BANYAK sekali yg merekrut anak2 di bawah umur 18 tahun. Bahkan mereka bangga dgn adanya anak2 di bawah umur termasuk anak SMP join di perusahaan mereka. Krn itu kami dr tianshi watch team, menulis artikel ini dgn bbrp kalimat penting yg kami bold dan semoga dapat membuka hati nurani kalian agar tidak merekrut anak2 di bawah umur.


SEBAGIAN ISI DARI

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 23 TAHUN 2002
TENTANG PERLINDUNGAN ANAK

Pasal 1

Dalam undang-undang ini yang dimaksud dengan :

1. Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

2. Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi, secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
.
.
.
15. Perlindungan khusus adalah perlindungan yang diberikan kepada anak dalam situasi darurat, anak yang berhadapan dengan hukum, anak dari kelompok minoritas dan terisolasi, anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual, anak yang diperdagangkan, anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (napza), anak korban penculikan, penjualan, perdagangan, anak korban kekerasan baik fisik dan/atau mental, anak yang menyandang cacat, dan anak korban perlakuan salah dan penelantaran.

16. Setiap orang adalah orang perseorangan atau korporasi.

Pasal 13


(1) Setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua, wali, atau pihak lain mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan, berhak mendapat perlindungan dari perlakuan:

a. diskriminasi;

b. eksploitasi, baik ekonomi maupun seksual;

c. penelantaran;

d. kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan;

e. ketidakadilan; dan

f. perlakuan salah lainnya.

Pasal 66

(1) Perlindungan khusus bagi anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 merupakan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat.

(2) Perlindungan khusus bagi anak yang dieksploitasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan melalui :

a. penyebarluasan dan/atau sosialisasi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual;

b. pemantauan, pelaporan, dan pemberian sanksi; dan

c. pelibatan berbagai instansi pemerintah, perusahaan, serikat pekerja, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat dalam penghapusan eksploitasi terhadap anak secara ekonomi dan/atau seksual.

(3) Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan eksploitasi terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).
Pasal 78

Setiap orang yang mengetahui dan sengaja membiarkan anak dalam situasi darurat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60, anak yang berhadapan dengan hukum, anak dari kelompok minoritas dan terisolasi, anak yang tereksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual, anak yang diperdagangkan, anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (napza), anak korban penculikan, anak korban perdagangan, atau anak korban kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, padahal anak tersebut memerlukan pertolongan dan harus dibantu, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
Pasal 88

Setiap orang yang mengeksploitasi ekonomi atau seksual anak dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

Untuk lengkapnya, download di sini

Para tianshier, sudah kami saji kan sedemikian banyak bukti dan sumber, mohon gunakan hati nurani anda untuk JANGAN MEREKRUT ANAK DI BAWAH USIA 18 TAHUN untuk kepentingan kalian sendiri.

 

Ada yg ingin komentar? datang saja ke : http://kaskus.us/showthread.php?t=865698

Pengaduan Konsumen Tianshi

Saudara/i sekalian ada keluhan/pengaduan mengenai tianshi? silakan hubungi kami lewat:

pr@tianshi-watch.com

Kami sangat mengharapkan partisipasi anda untuk memberikan laporan mau pun informasi tentang praktek tidak etis dari MLM tianshi.
terutama:
- informasi jika ada teman/kenalan yang berumur dibawah 18 tahun ketika bergabung dengan tianshi
- informasi/ klaim yang janggal dengan baik produk maupun perusahaan.
- anda merasa tertipu oleh distributor tianshi dan mau menshare pengalaman anda di website kami.

tentu saja disini kami tidak berniat memfitnah, oleh karena itu diharapkan untuk menyediakan data diri anda, tentu saja kami akan menjaga informasi data diri anda dan tidak akan dipublish. identitas anda akan kami rahasiakan! :)

Fakta Sebenarnya “usaha pertambangan mr li”

belakangan ini para distributor tianshi mengembar gemborkan adanya usaha tianshi di bidang pertambangan dll. benarkah Mr. Li jin Yuan memiliki usaha pertambangan, dll. selain Tiens Biotech Group?

China telah tiba!

Di tambang-tambang tembaga Zambia, di ladang-ladang minyak Venezuela, bahkan di Lembah Silikon di Amerika Serikat, Mr Li dan koleganya berhasil membuat kehadiran mereka semakin terasa. Dia adalah perwujudan kekuatan dunia yang terus berkembang saat ini: China.

Mr Li memenangkan tender minyak, membangun rumah sakit, jalan raya, dan jaringan pipa penyalur minyak, menjual barang-barang, dan mengambil alih pelbagai perusahaan.

Di empat lokasi di seluruh dunia – Zambia, Amerika Serikat, Venezuela dan India – empat reporter Jacqueline Maris dan Djoeke Veeninga dari stasiun publik nasional Belanda VPRO dan Hans Jaap Melissen dan Marijke van den Berg dari Radio Nederland Wereldomroep menelusuri jejak Mr Li.

Proyek ini pada intinya menyoroti dampak positif dan negatif globalisasi, dengan China sebagai benang merahnya. Apa arti kebangkitan China bagi negara-negara tempat Mr Li berbisnis? Apakah meningkatkan kemakmuran rakyat sekitar? Bertambahnya jumlah rumah sakit dan sekolah? Juga apa efek keahlian China atas tradisi setempat?

Sumber KOMPAS

———————————–

sekilas artikel di atas akan membuat hati para tianshier berbunga2 bukan?. bahwa dewa mereka mr. li mendapatkan proyek pertambangan, pembangunan dll. kemudian beritanya akan menyebar kemana-mana tanpa crosscheck kebenarannya, atau para upline sebenarnya tahu tapi disembunyikan??. apakah benar mr li yang diliput Jaap Melissen adalah mr li owner tiens?.

ok berikut adalah artikel penuhnya dari Jaap Melissen:

Jumat, 28 Maret 2008 | 09:35 WIB

Laporan Hans Jaap Melissen dari San Fransisco

Mr. Li ibarat China, negara yang semakin kuat di dunia. Dia membangun rumah sakit dan jalan raya, bahkan menandatangani kontrak pembelian minyak. Mr. Li juga menjual produk China, mengambilalih perusahaan dan membangun pipa-pipa minyak.

Dalam serial “Looking for Mr. Li”, empat orang reporter Radio Nederland Wereldomroep dan lembaga penyiaran publik Belanda VPRO, dalam beberapa bulan mendatang, menyoroti dampak positif dan negatif globalisasi. China merupakan benang merah serial ini. Kali ini laporan dari Amerika Serikat.

“Saya tidak tahu mengapa harus belajar bahasa China,” ujar seorang anak.

“Tahu dong, bahasa China itu sangat penting. Separo Amerika Serikat menguasainya!” bantah anak lainnya.

Demikian obrolan seorang bocah laki-laki sembilan tahun dengan anak perempuan yang lebih muda di lapangan Chinese American International School (CAIS) di San Fransisco, California. Sekolah ini memberikan pelajaran dalam bahasa Mandarin dan Inggris untuk anak-anak di antara usia tiga sampai dengan tigabelas tahun.

Sembilan puluh persen murid CAIS tidak menggunakan bahasa Mandarin di rumah, walaupun separuhnya berlatarbelakang China. Jumlah anak yang tidak memiliki nenek moyang China semakin banyak. Seperti Cynthia Gissler, yang nenek moyangnya Jerman dan kedua anaknya bersekolah di CAIS.

Ia memilih sekolah itu untuk anak-anaknya karena, “Bahasa China dikuasai banyak orang. Melalui sekolah ini saya memberikan wawasan lebih luas kepada anak-anak saya daripada sekolah biasa. Kalau fasih berbahasa China, maka peluang mereka untuk bisa sukses lebih besar lagi.”

Menurut direktur CAIS Andrew Corcoran, kebanyakan pemikiran orangtua dipengaruhi pertumbuhan ekonomi. “Kemajuan ekonomi China dan berita-berita mengenai negeri itu meningkatkan perhatian terhadap sekolah kami. Jumlah murid bertambah tiga kali lipat pada tahun-tahun terakhir,” kata Corcoran.

CAIS hanya menerima duapuluh persen anak yang didaftarkan. Latarbelakang mereka sangat diperhatikan. “Belajar bahasa China sebagai bahasa kedua adalah hal yang serius. Kami menuntut ketekunan selama sepuluh tahun, baik di sekolah maupun di rumah. Ini bukan sekolah drop off-pick up,” lanjut Corcoran.

Masalah

Belajar bahasa di lingkungan keluarga pada umumnya adalah yang terbaik. Tapi kebanyakan orangtua yang menyekolahkan anaknya di CAIS tidak fasih berbahasa China. Jadi mereka juga tidak dapat menolong anak-anak membuat PR dalam bahasa China. Tapi untuk itu sekolah menyediakan pembimbing PR profesional seusai jam sekolah. “Itu menyenangkan dan “menambah waktu senggang orangtua karena kami bisa menjemput anak-anak lebih sore lagi,” kata ibu Cynthia.

Masalah lain yang dihadapi sekolah adalah tidak adanya sekolah lanjutan berbahasa China. Siapa yang ingin tetap memelihara bahasa keduanya selama duduk di bangku sekolah menengah, harus mencari kursus tambahan.

Selain itu tidak semua mata pelajaran dapat diajarkan dalam bahasa Inggris dan China. “Sejumlah mata pelajaran eksakta menggunakan terlalu banyak istilah khusus yang tidak dibutuhkan di bidang lain. Jadi mata pelajaran itu diajarkan dalam bahasa Inggris. Tapi sejarah negara bagian California diajarkan dalam bahasa China.”

Ingin menjadi anak China

Menurut orangtua, sekolah CAIS tidak terlalu banyak menuntut dari murid-muridnya. “Belajar bahasa China merupakan permainan bagi mereka”, kata Stoyan Kenderov, kelahiran Bulgaria dan ayah dua anak. “Putri saya Helen, empat tahun, senang sekali belajar bahasa China. Ketika saya tanya apa yang diminta sebagai hadiah ulangtahun, dia menjawab ingin menjadi anak China,” imbuhnya.

Kendati demikian Megan (27 tahun) jebolan CAIS, tidak mempunyai kenangan manis. “Saya mati-matian belajar huruf-huruf China selama berjam-jam. Tapi program pelajaran sudah berubah. Pendidikannya kini lebih dinamis, lebih moderen,” katanya.

Sementara ini Megan bekerja di bekas sekolahnya dulu dan setiap hari menggunakan bahasa China. Menurut direktur Corcoran tidak ada masalah kalau anak-anak itu kelak tidak mau berurusan dengan China. “Mereka toh dibekali ketrampilan dalam lingkungan internasional. Itu sudah mengubah pandangan mereka terhadap dunia,” katanya.

Orangtua pun tidak menyesal kalau anak mereka kelak menjadi tukang roti, tukang patri atau tukang las bawah air. “Apakah mereka tidak boleh mengikuti pendidikan dalam bahasa China, hanya karena kemungkinan bahasa itu kelak tidak mereka gunakan lagi? Kalau begitu, banyak hal yang tidak perlu diajarkan kepada mereka,” katanya. ©

Sumber KOMPAS

————–

so? disini mr li yang dimaksud adalah orang-orang china perantauan, BUKAN mr li jinyuan. jadi ngga ada tuh tianshi ada usaha pertambangan!
ahahahhaha… kasihan deh looo.. makanya cek dulu info yg didapat jgn langsung dimakan mentah2! hahahahaha

Ada yg ingin komentar? datang saja ke : http://kaskus.us/showthread.php?t=865698

Surat dari Jon M. Taylor, MBA, Ph.D.,

Dear Tianshi Watch

Thank you for writing. I believe you have come to the right place.

Regarding Tianshi -

Get their compensation plan and run it through the 5-step do-it-yourself evaluation program on my site at –
http://www.mlm-thetruth.com/mlm_evaluations.htm

I did the analysis, and the answer is quite obvious. You should find it listed at the end of the 5-step evaluation. In my opinion, you would likely do far better selling pencils on a street corner – or walking the neighbor’s dog. And you wouldn’t be out so much money.

Also, be sure to read “1357 ways to make a LOT more money than in MLM” – as well as other reports on my site and the page linking to other sites I recommend.

Please warn 5 people by sending them to our site, then ask each of them to warn 5 others, and they each 5 more, etc. etc. Handy answer cards to help you respond to recruiters can be obtained at –
http://www.mlm-thetruth.com/Answer%20Cards-4.pdf

Good luck at staying solvent – and helping others to do the same.

- Jon M. Taylor, MBA, Ph.D., President, Consumer Awareness Institute
and Advisor, Pyramid Scheme Alert
E-mail: *********@juno.com
Web site for MLM research and guides – www.mlm-thetruth.com

please do feel free to post my response on your website.

JMT

Ada yg ingin memberi komentar? datang saja ke : http://kaskus.us/showthread.php?t=865698

Analisa artikel tentang Banner Store

Pendapat kami berwarna oranye

TIENS = KESEHATAN + NETWORK MARKETING + RETAIL MARKET

Lalu apa lagi yang harus dilakukan ?
Kebanyakan orang yang sudah sukses segera menjadi *3 dengan melakukan pembelanjaan pribadi hingga mencapai nilai Rp. 2.000.000,-.
Akan tetapi apabila Anda merasa 2 juta rupiah itu mahal, cukup join 85 ribu rupiah saja.

Apakah bisa dengan 85 ribu kita jadi suskses di bisnis ini ?
sangat mungkin, tapi memerlukan waktu yang agak lama daripada kita langsung join di *3 (dengan melakukan pembelanjaan pribadi hingga mencapai 2 juta rupiah).

Mengapa demikian ?
Dengan adanya BANNER STORE, maka kita dapat melakukan BELANJA BULANAN di sana. Dengan demikian kita akan mendapatkan omzet 10% dari pembelanjaan yang kita lakukan.

Apabila Anda setiap bulan melakukan pembelanjaan pribadi senilai Rp. 1.000.000,- di BANNER STORE, maka Anda akan mendapatkan omzet Rp. 100.000,-.
Dalam waktu tidak lebih dari 2 tahun Anda sudah menjadi seorang *3.

Apabila semua jaringan Anda adalah *1 dan melakukan pembelanjaan di BANNER STORE, maka dalam waktu 2-3 tahun, Anda akan menjadi seorang GOLD LION.

Ingat !!!
Tidak semua orang melakukan pembelanjaan bulanan sebesar 1 juta rupiah, pasti ada yang melebihi nominal tersebut. Dengan demikian kesempatan kita untuk menjadi GOLD LION menjadi semakin cepat.

Sekarang bukan zamannya lagi bisnis Networking mahal, karena TIENS sudah menggabungkan konsep NETWORK MARKETING dengan konsep RETAIL MARKET.

NETWORK MARKETING + RETAIL MARKET = BANNER STORE TIENS

KURANG APA LAGI USAHA INI ?

sumber: http://banner-store.blogspot.com/
————————————————

berikut analisa kami:

1.Konsep usaha yang paling dicari abad ini.
Dengan join Rp. 85.000,- berarti Anda sudah menjadi pemilik dari BANNER STORE (Supermarket TIENS).

misal Yang punya Jaringan namanya : Dono

dan jaringanya si dono ini bikin banner store dibawah Dono ada

A,B,C, D

berarti dengan join 85 rb

otomatis anda

Bintang 1

Pendaftaran Rp. 85.000,- Satu kali untuk selamanya
Mendapat Kartu ID dan Starter Kit.

1. jadi Anggota Tianshi
2. jadi Downline si Dono
3. barang anda di jual di toko >>> barang anda baru sebatas starter Kit lho

dan ingat kompetisi sesama jaringan masih ada stock barang a,b,c, d apa kemungkinanya orang akan beli barang anda

2.Lalu apa lagi yang harus dilakukan ?
Kebanyakan orang yang sudah sukses segera menjadi *3 dengan melakukan pembelanjaan pribadi hingga mencapai nilai Rp. 2.000.000,-.
Akan tetapi apabila Anda merasa 2 juta rupiah itu mahal, cukup join 85 ribu rupiah saja.

Bintang 3
Pendaftaran Rp. 85.000,-
Belanja Produk minimal Rp. 2.000.000,-
Akumulasi tanpa batas waktu

Ingat kata kunci disini ialah cara yaitu menembus *3 dengan cara belanja di banner store, tentunya, hal ini jika kita berulangkali belanja di toko yang sama maka kita harus mengeluarkan rp 2 juta, tetep aja toh mengganti jenjang perbintangan dengan cara berbelanja di Toko

3. Mengapa demikian ?
Dengan adanya BANNER STORE, maka kita dapat melakukan BELANJA BULANAN di sana. Dengan demikian kita akan mendapatkan omzet 10% dari pembelanjaan yang kita lakukan.

Kata kuncinya adalah kita harus rutin belanja bulanan disana, ingat Omzet 10 % bukan buat anda pribadi tapi bagi kita

so omzet ada 10% / seluruh orang yg ada di Jaringan Dono

4. Apabila semua jaringan Anda adalah *1 dan melakukan pembelanjaan di BANNER STORE, maka dalam waktu 2-3 tahun, Anda akan menjadi seorang GOLD LION.

syarat Gold Lion

Ada 5 orang bintang 8 di kaki yang berbeda

yg dimaksud jaringan dalam hemat saya adalah para pembeli yg ke banner tersebut, secara tidak langsung jadi member Tiens,( hehehe )

misalnya anda lagi di jalan nih, tiba2 mau beli rokok aja anda lewat minimarket

yg tak tahunya adalah banner Tiens, anda mo beli rokok saja, tapi di charge dulu 85 Ribu (hehehe, dah ngerasa ketipu blom??)

apa tidak untungnya banner store Tianshi?

1. anda sebagai pembeli harus jadi member dulu (setor 85 rbu)

2. barang-barangnya sama isinya ama supermarket yg lain, kaya HERO, Giant, carefour dll. bedanya cuman ada produk Tiens (apa untungnya donk??) malah kurang, banner store cuman bersifat seperti Mini mart

liat http://fahrin-online.tripod.com/Banner.htm#management

3. Lagipula ada yg aneh dari statement *3 kok terus lgsung loncat jika semua jaringan anda *1 anda akan jadi Gold Lion??

kan aneh proses menuju kesananya kok ga dijelasin?? karena setelah anda belanja = 2jt maka anda otomatis jd *3 terus cara jadi *4, *5 dan seterusnya dengan metode banner store ini Gimana donk?? aneh kan?

bukanya setelah habis 2 juta = bintang 3

terus kalo belanja 5-10 juta? saya dapat apa donk? INGAT Cara tembak langsung Bintang 3 adalah bayar infak 2 juta, tapi habis itu anda memang bintang 3 tapi tanpa downline.

jadi proses perbintangan Tianshi melalui Banner store ini jadi amat rancu.

4. justru jika semakin banyak yg berbelanja, maka akan ada kemungkinan surplus *1 bukan? dan para *1 yg tidak sadar ini tentunya tidak akan aktif untuk mencari downline bukan?? dan jaringan kita bakal stagnan donk?

5. Persaingan internal jaringan

okay deh

Dono punya jaringan

Downlinenya
A,B,C,D,E (semua punya stock barang donk)

pembagian stocknya gimana donk, secara masing-masing dari a-e pasti ingin barang2nya laku kan??

kalopun Omzet 10% pasti itu bullshit lah, kan dapatnya dibagi ke semua jaringan

klo buat Dono 10 % buat DOno +a b c d dan e, nah lebih boong lagi kan klo misalnya dia punya 100 pembeli semuanya beli barang harganya 85 ribu
jadi omset 10 % bagi dono +abcde+ 100 org *1 yg belanja di toko mereka??

aneh kan jadi itung2anya

yah pikir-pikir aja dulu lah sebelum belanja atau mau ikut2an “taruh ” saham di Bannerstore hitung2 dulu deh….

masih banyak kok alternatif pusat perbelanjaan yg lain dan dengan harga yg lebih terjangkau serta tidak ada produk Tiensnya tentunya

perlu diingat BANYAK juga org2 tianshi yg belanja KURANG dari satu juta rupiah dan kenyataannya memang banyak yg seperti itu.

dan terakhir, kurang apalagi bisnis tianshi? sgt banyak salah satunya KURANGNYA KEJUJURAN…

Ada yg ingin komentar? datang saja ke :

MEMASANG KESAKSIAN PASIEN PENYAKIT BERAT

Sekarang ini semakin banyak produk herbal dijual di pasaran. Tengok saja di pusat perbelanjaan. Beragam produk herbal dijual dalam berbagai kemasan, mulai dari pil hingga kapsul, bahkan ada yang berbentuk cairan siap minum.

Selain di pusat perbelanjaan, produk herbal juga banyak dijual melalui jaringan. Meski tidak mengklaim mampu mengobati penyakit, produk herbal ini dipromosikan dengan cara memasang kesaksian pasien berpenyakit berat yang sembuh setelah mengkonsumsi herbal.

Ida Marlinda, peneliti obat di Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, menegaskan, konsumen sebaiknya teliti sebelum membeli produk herbal yang akan dikonsumsi. Produk herbal yang sudah terdaftar pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) memiliki kode TR.

Badan POM sulit mengawasi peredaran produk herbal karena cara penjual banyak dilakukan tertutup. Selain itu ada juga yang produksinya tidak memiliki izin.

Seperti diungkapkan Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Komplemen Badan POM, Ruslan Aspan, “membujuk seseorang untuk membeli produk suplemen dengan cara membuat kesaksian adalah pelanggaran” (Kompas, 16/9).

Herbal vs suplemen

Prapti Utami, dokter yang mendalami herbal dan ikut aktif dalam Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Tradisi Kesehatan Timur, menambahkan, meskipun tidak sakit, konsumen sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi produk herbal. Pasalnya, sekarang ini banyak produk herbal yang diklaim sebagai suplemen makanan.

Ia menjelaskan, suplemen adalah zat gizi yang ditambahkan pada manusia untuk mencukupi kebutuhan zat tertentu yang kurang. Zat yang terkandung dalam suplemen biasanya protein, bermacam vitamin, lemak, provitamin serta berbagai mineral (kalsium, selenium, zink, zat besi).

Sedangkan herbal adalah zat nongizi yang bermanfaat untuk menyembuhkan atau pemulihan dari suatu penyakit. Meskipun sama-sama dari tumbuhan, herbal memiliki kandungan zat kimia aktif sedangkan suplemen tidak.

Ia menambahkan, herbal bisa berfungsi sebagai suplemen bila komposisinya mengandung zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin.

“Orang sering salah kaprah menganggap produk suplemen sebagai herbal atau sebaliknya. Akibatnya, orang salah memakai herbal untuk menjaga kesehatan dan kebugaran badan. Sebaliknya, orang justru memakai suplemen untuk penyembuhan penyakit,” kata Prapti.

Sumber : Kompas, Minggu, 27 April 2008

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.